aku mengajakmu untuk tak merokok

bukan karena Perda

bukan karena Fatwa MUI

 

kau tentu paham

terlalu banyak sakit yang bisa ditimbulkan

ia bisa mematikan orang yang kau cintai

yang hanya terpaksa menghirup asap yang kau nikmati

 

aku tahu, kau bisa bilang

“Hak-ku untuk menentukan kesehatanku sendiri…”

seperti kata Ratna Sarumpaet,

tapi kalau kau mau dengar

atas kesehatanmu sendiri terserah kau bisa tak peduli

tapi kesehatan orang lain tak layak kau abaikan

 

aku tahu, kau bisa mendebatku dengan banyak hal

perempuan-perempuan di perusahaan rokok itu bisa kena PHK

petani tembakau bangkrut

pengangguran makin banyak

pendapatan negara anjlok

 

tapi kau juga tahu,

perempuan-perempuan itu menghitung puluhan rupiah saja dari linting-linting rokok

petani tembakau terjebak tengkulak

 

demi apa, kau bakar uangmu sementara kepulan asap dapur istrimu padam

untuk apa, kau hisap adiktif itu jika harapan sekolah anakmu mati

 

ku mohon, biarkan “mereka” saja yang merokok

bisakah aku mengajakmu tak merokok

demi orang-orang yang kau cintai…?

 

* judul diambil dari sebuah stiker yang kebetulan kulihat *