You are currently browsing the tag archive for the 'jejak' tag.

 

ada yang memandangi ruangku, ingin tahu gerangan siapa saja di dalam.

ada yang mengintai. pada jendela. curiga asusila apa yang sedang diperbuat.

jika kutanya, ia bilang kebetulan lewat saja.

 

ada yang ingin menggusur tempatku. buldozernya beku di depan pintu.

ada yang hendak membakar. tapi ruangku sendiri tungku yang masih membara.

 

ada yang meninggalkan jejak di depan pintu. jejak itu bicara. tapi empunya bilang bukan apa-apa.

 

ada yang tunduk saja melewatiku. ku sapa, ia bilang tak karena apa. ia tak melihatku. seperti orang berdosa saja!

 

silih berganti.

ada yang putus asa. lalu lari. mati bersama kesombongannya.(***)